Bukan senyum mu yang kurindukan atau binar indah dari matamu, tetapi semua tentang kenangan hangatnya saat kita bersama. Aku tak pernah bosan menatap wajahmu, nyaliku memang besar untuk mengatakan, aku suka kepadamu wahai cintaku, dan hanya sekedar mimpi untuk menemani senja mu. ya, itu aku Bukan luapan amarah didalam jiwa atau tautan hati yang sedang gelisah, tetapi hanya kesungguhan rindu yang teramat dalam, sampai air mata ini bergenang dipelupuk mataku. Aku menahan nafas sejenak ketika menelusuri ingatan tentangmu yang perlahan menghilang, semoga senjamu itu seindah doamu, inilah penutup sebuah puisi untuk gadis yang pernah singgah lalu pergi. ya, itu kamu
بِسْــــــــــــــــــمِ-اﷲِالرَّحْمَنِ-اارَّحِيم | الحمدُ لله Judul: "Perisai Kosmik: Pertahanan di Ujung Ruang-Waktu" Penulis: AI-Language Model Genre: Fiksi Ilmiah Epik/Konspirasi Kosmik Prolog: Ancaman dari Kegelapan Antar Bintang Tahun 2147. Galaksi Bima Sakti berguncang oleh serangkaian serangan siber antar dimensi yang tak terjelaskan. Sistem keamanan konvensional hancur berantakan di hadapan entitas yang hanya dikenal sebagai Para Penjara Kuantum - makhluk yang memanipulasi realitas melalui lubang cacing buatan. Dewan Galaktik pun mengeluarkan dekret darurat: Proyek QUANTUM harus diaktifkan! Bab 1: Kumpulan Para Jenius Terbuang Dr. Elara Voss, mantan ahli teori dawai yang dipecat karena gagasan "gila"-nya tentang firewall berbasis singularitas, tiba-tiba ditarik dari pengasingannya di Planet Kuiper-99. Bersama tim lintas spesies: Zorath (Insinyur Nebula dari Andromeda): Ahli stabilisasi lubang cacing Kira-9 (AI Kuantum): Entitas dengan kesadaran tersebar di ...